Cara Sniper Paspampres Jaga Presiden dan Tamu VVIP

Jakarta, IDM – Beberapa waktu lalu selama dua hari dari tanggal 25 dan 26 September, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menggelar latihan pemeliharaan kemampuan sniper/penembak runduk.
Dilansir dari keterangan PPID Paspampres, Selasa (30/9) latihan ini menekankan pentingnya akurasi, ketajaman insting, kesigapan dalam pengambilan keputusan, serta kecepatan dan ketenangan dalam menghadapi ancaman yang muncul dari jarak jauh terhadap keamanan dan keselamatan VVIP.
Baca Juga: Menuju 2 Oktober, TNI AL Gladi Bersih Presidential Inspection di Teluk Jakarta
Dijelaskan pula bahwa dalam latihan ini para prajurit Paspampres melaksanakan observasi kedudukan sniper dan tempat-tempat kritis yang harus diwaspadai, latihan menembak koreksi jarak 100 meter dalam berbagai posisi, serta latihan menembak lintas atas dari berbagai ketinggian dan radius jauh tembakan.
Paspampres berkomitmen untuk memberikan pengamanan yang utuh terhadap pimpinan negara. Tidak hanya menjaga dari ancaman jarak dekat, namun juga waspada terhadap ancaman yang tersembunyi dan datang dari kejauhan.
Baca Juga: Naik Pangkat, 25 Pati Bertugas di Luar Struktur TNI AD
Untuk diketahui, Paspampres adalah salah satu dari Badan Pelaksana Pusat Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terdiri dari prajurit pilihan dari berbagai cabang kesatuan khusus dan elite di TNI seperti dari Kostrad, Kopassus, Raider, Marinir, Kopaska, Paskhas dan Polisi Militer.
Paspampres memiliki tugas utama yaitu melaksanakan pengamanan fisik langsung jarak dekat setiap saat kepada Presiden dan Wakil Presiden, mantan Presiden RI dan mantan Wakil Presiden RI beserta keluarganya, serta tamu negara setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































