Taifib-Kopaska Serang Musuh dengan Terjun Tempur Malam dan Infiltrasi Senyap

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 2 Marinir dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada II sukses merebut wilayah yang dikuasai musuh di Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26/10).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (27/10), perebutan wilayah yang dikuasai musuh merupakan skenario latihan pasukan khusus laut (Latpassusla) 2023 yang diikuti Taifib 2 Marinir dan Kopaska Koarmada II.

Operasi tersebut diawali dengan infiltrasi udara terjun tempur dari pasukan Taifib 2 Marinir untuk konfirmasi sasaran. Sementara tim atas permukaan infiltrasi dengan metode pendaratan khusus secara senyap merebut pantai pendaratan musuh.
Baca Juga: Panglima TNI Pimpin Sertijab Kepala Staf Angkatan Darat
Sebelum operasi, berbagai tahapan telah dilakukan, di antaranya gladi posko, tactical floor game (TFG), parcial training serta pada puncak latihan melaksanakan Full Mission Profile (FMP).

Latihan tersebut bertujuan menjaga kemampuan dan naluri tempur prajurit Taifib dalam menghadapi tugas di masa yang akan datang serta membangun integrated communication dan team work di antara prajurit Taifib 2 Marinir dan Kopaska Koarmada II.
Baca Juga: Pangkostrad Kembali Salurkan Lampu Solar Cell untuk Intan Jaya
Danyontaifib 2 Marinir Mayor (Mar) Sandi Varikta menyampaikankepada seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kerjasama dan soliditas antarpasukan khusus TNI AL.
"Demi menjawab tantangan tugas dalam menunjang keberhasilan operasi yang suatu saat akan dihadapi," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































