HANKAM

Taifib dan Marinir AS Lakukan Infiltrasi Sungai Tembus Markas Musuh

Prajurit Taifib dan Marinir AS
Prajurit Taifib dan Marinir AS melaksanakan drill operasi penyeberangan sungai di Sukabumi, Rabu (1/5). (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Prajurit Intai Amfibi (Taifib) 1 Marinir dan Ekspedisi I Pasukan Korps Marinir AS, Pasifik atau US Marine Forces Pacific (Marforpac) berlatih operasi penyeberangan sungai di Jampang Tengah, Sukabumi, Rabu (1/5).

Operasi penyeberangan sungai tersebut termasuk dalam rangkaian Reconnaissance Battalion (Reconex) 2024. Prajurit Marinir Indonesia dan AS melatih kemampuan dan keterampilan infiltrasi penyeberangan sungai untuk menghadapi tantangan tugas.

Komandan Batalyon Intai Amfibi (Danyontaifib) 1 Marinir Mayor (Mar) Laili Nugroho, mengatakan drill tersebut bertujuan melatih para prajurit saat infiltrasi menuju sasaran dan menemukan rintangan sungai yang deras dan luas.

Baca Juga: Komandan Armed Seluruh Indonesia Berkumpul Samakan Strategi Operasional ke Depan

"Sehingga mereka harus melaksanakan penyeberangan sungai yang terencana dengan baik agar berhasil menuju sasaran dengan cepat dan tepat," ujar Laili, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Kamis (2/5).

Prajurit Taifib dan Marinir AS
(Foto: Dok. Pasmar 1)

Ia melanjutkan, pada latihan operasi penyeberangan sungai, para prajurit marinir kedua negara saling bertukar kemampuan, pengetahuan, taktik, dan teknik pertempuran, salah satunya teknik penyeberangan sungai.

"Keberhasilan dalam suatu misi, ditentukan oleh kemampuan saat melaksanakan infiltrasi, semakin bagus dalam infiltrasi maka keberhasilan penyelesaian sasaran akan semakin tajam," pungkasnya.

Baca Juga: Bahas Pendidikan hingga Latihan Bersama, TNI AU Gelar Office Call dengan Commander Pacific Air Force

Prajurit Taifib dan Marinir AS
(Foto: Dok. Pasmar 1)

Adapun Reconex 2024 akan berlangsung dari 25 April-10 Mei di beberapa tempat, seperti di Banten, Jakarta, dan Sukabumi, Jawa Barat.

Pada latihan tersebut, prajurit Marinir Indonesia dan AS akan menempuh sejumlah materi latihan meliputi menembak combat marksmanship, sniper range, tactical combat casual care, joint combined exchange training, close quarter battle, dan ground recon patrol supported.

Kemudian, materi mission planning and brief procedure hingga military free fall jump dan terakhir akan dilanjutkan dengan latihan full mission profile. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.