HANKAM

Tahun 2025 Jatah Kuota Haji untuk TNI Ditambah Dua Kali Lipat

TNI
Potret rasa syukur prajurit saat Panglima TNI memberikan hadiah umroh. (Foto: Instagram @91agussubiyanto)

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafi’i memastikan jatah kuota haji untuk TNI tahun 2025 akan ditambah dua kali lipat. Hal ini dikatakannya usai pertemuan dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Mabesad, Selasa (10/12/24).

Romo Syafi’i menjelaskan bahwa pada pelaksanaan ibadah haji setiap tahunnya, jumlah personil TNI dialokasikan kurang dari 100 orang.

“Saya telah meminta Direktur Bina Haji untuk mengalokasikan kuota petugas haji bagi personil TNI minimal dua kali lipat dari kuota tahun sebelumnya. Jumlah pastinya nanti Kementerian Agama RI akan bersurat secara resmi kepada pimpinan TNI,” kata Romo Syafi’i dalam keterangannya dikutip Humas Kemenag, Kamis, (12/12).

Baca Juga: Aksi Drill Pendaratan Khusus Taifib di Pantai Todak Kepulauan Riau

Untuk diketahui dalam pertemuan dengan KSAD Maruli ini, Kemenag juga membahas terkait penambahan petugas haji dari unsur TNI.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji. Dengan melibatkan lebih banyak personil TNI yang memiliki keterampilan khusus dalam mitigasi kondisi rawan di saat puncak haji di Armuzna, jemaah akan semakin dilindungi sesuai dengan amanat Undang-Undang,” ungkap Romo Syafi’i.

Baca Juga: Mengapa TNI Dilibatkan dalam Program Ketahanan Pangan? Ini Penjelasan Wakil KSAD

Menanggapi ini, Maruli pun mengapresiasi dan menyambut baik rencana Kementerian Agama. Menurutnya langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.

“Berapapun personil TNI yang dibutuhkan, kami siap sepenuhnya. Ini merupakan langkah penting untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang lebih efektif sebagai komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dalam meningkatkan perlindungan terhadap jemaah haji,” kata Maruli. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.