HANKAM

Seperti di Gaza, TNI Gunakan 200 Parasut untuk Terjunkan Bantuan Logistik di Lokasi Bencana Tapanuli Tengah

TNI mengerahkan pesawat C-130J Super Hercules
TNI mengerahkan pesawat C-130J Super Hercules melaksanakan penerjunan bantuan logistik metode airdrop di lokasi bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI menggunakan pesawat C-130J Super Hercules melaksanakan penerjunan bantuan logistik lewat metode airdrop di lokasi bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Senin (1/11).

Super Hercules Skadron 31 itu diberangkatkan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud), Medan, untuk menjangkau titik-titik terisolir.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan, operasi penerjunan metode airdrop itu seperti yang sudah dilakukan TNI dalam misi kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Latihan Anti-Teror, Denjaka Ditempa Respons Cepat hingga Manuver di Ruang Terbatas

“Kita menggunakan pesawat Hercules kemudian melaksanakan distribusi kurang lebih 200 parasut utama dan 200 parasut cadangan, membawa bekal-bekal bantuan yang dibutuhkan oleh para penduduk,” ujar Freddy dalam keterangannya, Selasa (2/11).

Penerjunan logistik
Penerjunan logistik dilaksanakan di lokasi yang terisolir dan sulit dijangkau darat. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Selain menggunakan Hercules, TNI juga mengerahkan pesawat CASA C-212 dan CN-295 untuk melaksanakan penyaluran logistik udara. Metode helibox menggunakan pesawat C-212 dan CN-295.

Pada Senin kemarin, TNI mengirimkan 4,2 ton bantuan yang terdiri atas paket sembako, obat-obatan dari Pusat Kesehatan TNI, mi instan, dan berbagai perlengkapan kebutuhan korban di Tapanuli Tengah serta pengungsi di sejumlah titik di Medan.

Baca Juga: Prajurit TNI Ditugaskan Jaga Kilang Minyak Pertamina

Freddy menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin dan menjangkau seluruh korban.

“Menindaklanjuti itu, TNI melaksanakan droping bantuan dengan menggunakan teknis distribusi menggunakan helibox. Helibox ini upaya teknik distribusi bantuan ke daerah yang terisolir dan tidak terjangkau oleh jalur darat,” kata Kapuspen TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.