HANKAM

Latihan Anti-Teror, Denjaka Ditempa Respons Cepat hingga Manuver di Ruang Terbatas

Pasukan Denjaka
Pasukan Denjaka mulai menjalani latihan anti-teror 2025 di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Senin (1/12). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Latihan anti-teror 2025 untuk pasukan khusus Detasemen Jalamangkara (Denjaka) resmi dimulai di Cilandak, Jakarta, Senin (1/12). Pembukaan latihan dipimpin Komandan Komando Latihan Marinir (Dankolatmar) Brigjen (Mar) Agus Dwi Laksana.

Agus mengingatkan posisi Denjaka sebagai satuan pasukan khusus TNI AL yang memiliki spesialisasi operasi anti-teror aspek laut. Kemampuan pasukan ini mencakup infiltrasi laut, darat, udara, sabotase, hingga pembebasan sandera.

“Denjaka harus selalu siap melaksanakan tugas secara cepat, tepat, dan profesional dalam mendukung operasi TNI AL maupun TNI secara keseluruhan,” tegas Agus, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (2/12).

Baca Juga: Puluhan Pati TNI AU Naik Pangkat, Termasuk 17 Kolonel yang Pecah Bintang

Latihan tahun ini melibatkan berbagai unsur TNI AL, termasuk dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) dan sejumlah komponen pendukung.

Pasukan Denjaka
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

“Latihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan personel maupun material, serta menjadi wujud tanggung jawab Korps Marinir menghadapi potensi ancaman teror pada berbagai situasi,” ujar Agus.

Baca Juga: TNI AL Uji Kekuatan di Latihan Operasi Pertahanan Pantai Hadapi Ancaman Pendaratan Musuh di Wilayah Barat

Fokus latihan cukup padat. Peserta bakal digembleng mulai dari kemampuan dasar hingga lanjutan, seperti peningkatan ketangkasan lapangan, respons cepat dalam situasi mendadak, koordinasi tim di ruang terbatas, penanganan situasi darurat yang menuntut perlindungan individu, hingga teknik pengamanan dan penanggulangan resiko.

Selain itu, Denjaka juga dilatih mengikuti prosedur keselamatan serta kemampuan pertolongan dan evakuasi. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.