HANKAM

Sebanyak 33 Prajurit TNI AD Dikirim ke Pulau Enggano, Ini Misinya

prajurit
Sebanyak 33 prajurit TNI AD diberangkatkan ke Pulau Enggano. (Foto: Pendam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – Sebanyak 33 prajurit TNI AD diberangkatkan ke Pulau Enggano salah satu pulau terluar yang berada di wilayah pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Menurut Kasrem 041/Gamas Kolonel Kav Husnizon saat upacara pelepasan beberapa waktu lalu, dikirimnya 33 prajurit ini dalam rangka menjalankan misi pengamanan pulau terluar (PAM Puter). Ia menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para prajurit ini yang telah siap mengemban amanah sebagai personel Satgas PAM Puter Enggano.

Baca Juga: Bekal Ulang Bahan Logistik, KRI RE Martadinata Sandar di Guam

"Tugas ini bukanlah tugas yang ringan, namun saya yakin dengan semangat, dedikasi, dan disiplin yang tinggi, kalian akan mampu menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya," ujar Kasrem dalam keterangan Pendam II/Sriwijaya seperti dikutip, Selasa, (11/6).

Lebih lanjut kata Kasrem, selama 365 hari ke depan prajurit ini akan menggantikan personel lama yang telah melaksanakan tugas terlebih dahulu.

"Adapun tugasnya mencakup beberapa hal penting, yaitu melaksanakan operasi pengamanan pulau terluar, kalian harus selalu siap siaga dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah Pulau Enggano dari segala bentuk ancaman dan gangguan, baik dari dalam maupun dari luar seperti ilegal fishing, penyelundupan, dan lainnya," kata Kasrem.

Baca Juga: Gelar Pelatihan, Sintelau Bekali Personel TNI AU Kemampuan Analisis dan Interpretasi Data

Selain itu, Kasrem menekankan kepada seluruh personel Satgas agar disiplin dan menjaga profesionalisme. Kemudian kepedulian dan siap membantu terhadap masyarakat, seperti laksanakan program manunggal air dan manunggal sawah.

"Dan terakhir, harus terus menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, yang penting lagi harus laporkan setiap perkembangan dan situasi di lapangan," tandasnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.