Gelar Pelatihan, Sintelau Bekali Personel TNI AU Kemampuan Analisis dan Interpretasi Data

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Staf Intelijen Angkatan Udara (Sintelau) menggelar pelatihan bertajuk ‘Interpretasi Citra Angkatan ke-1’ di GSG Dissurpotrudau, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/6/24).
Sejumlah personel TNI AU yang terdiri dari perwira intelijen dan dan personel Dinas Survei dan Pemotretan udara (Dissurpotrudau) tercatat mengikuti pelatihan tersebut.
Baca Juga: Rekor Tercipta, 4.349 Pelajar Ikuti Literasi Bela Negara Serentak di Perbatasan RI-RDTL
Mereka akan mendapatkan serangkaian materi pelatihan yang rencananya dilaksanakan selama empat hari, dimulai pada 10 Juni hingga 13 Juni 2024.
Pelatihan ‘Interpretasi Citra Angkatan ke-1’ tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Intelijen (Asintel) KSAU Marsda TNI Benedictus Benny K. Dalam sambutannya Benny mengatakan, pelatihan ini digelar sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan para peserta dalam menganalisis dan menginterpretasikan citra guna mendukung data intelijen.
Baca Juga: Bekal Ulang Bahan Logistik, KRI RE Martadinata Sandar di Guam
“Intelijen TNI AU memiliki peran yang penting dalam mendukung operasi dan latihan. Kemampuan utama yang harus dimiliki adalah menyediakan analisis data; hasil interpretasi citra yang tepat, akurat, dan terkini sebagai dasar untuk melaksanakan operasi serta latihan,” jelas Asintel KSAU dikutip dari keterangan TNI AU, Selasa (11/6).
Pada akhirnya, pelatihan ini diharapkan dapat mewujudkan postur intelijen TNI AU yang andal, efektif, serta profesional. (yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































