Sebanyak 1.065 Perwira Siswa Kecabangan TNI AD Gelar Latihan Operasi Serangan

Jakarta, IDM - Sebanyak 1.065 perwira siswa dari kecabangan TNI AD, antara lain Kecabangan Tempur 613 perwira siswa, Kecabangan Bantuan Tempur 143 perwira siswa dan Kecabangan Bantuan Administrasi 309 perwira siswa menggelar Latihan Taktis Antar Kecabangan (Ancab) Pasis Dikcabpa abit Diktukpa TNI AD TA 2024 di daerah Latihan Pusdikif Pussenif, Cipatat Jawa Barat.

Baca Juga: Prajurit Koarmada III Sorong Simulasi Penanganan Huru-hara Jelang Pilkada Serentak
Dilansir keterangan dari Penerangan Kodiklatad, Komandan Kodiklatad Letjen TNI Widi Prasetijono saat meninjau, Kamis, (7/11) kemarin melihat langsung latihan ini dengan materi serangan operasi tingkat batalyon.

Dalam latihan tersebut, para perwira siswa melakukan demo operasi serangan dari Pasis Dikcabpa dengan metode Drill Teknis yang menampilkan kemampuan pasukan Infanteri, teknis menembak mortir 81, manuver Tank Scorpion, evakuasi udara dengan Helikopter NBO-105, teknis penembakan sasaran udara dengan Rudal Startreak MMS, bantuan tembakan dengan meriam 76 MM, peledakan bunker oleh tim Zeni, penangkapan tawanan perang oleh tim Pom dan instalasi mobile repeater oleh tim Komlek.
Baca Juga: Kapal Selam Rusia B-588 Ufa Sandar di Surabaya, Ini Agendanya
Widi pun mengapresiasi pelaksanaan latihan ini yang mampu memberikan gambaran kepada Perwira siswa tentang tugasnya sebagai Komandan Peleton dalam pelaksanaan operasi nanti. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































