Satuan Kapal Amfibi I Latihan VBSS dan Pertempuran Jarak Dekat di Kepri

Jakarta, IDM – Koarmada I dalam hal ini satuan kapal amfibi (satfib) menggelar latihan matra laut di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (18/6).
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Yoni Nova Kusumawan, mengungkapkan latihan tersebut fokus pada teknik pemeriksaan, penangkapan, dan penggeledahan kapal perang (VBSS).
Baca Juga: TNI AU dan Angkatan Udara AS Gelar Latihan JCET Teak Iron 2025
"Satfib Koarmada I menggelar latihan matra laut VBSS yang dilaksanakan pada16-20 Juni," ungkapnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I.
Latihan yang dibuka oleh Komandan Satfib Koarmada I Kolonel Laut (P) Kariady Bangun ini diikuti oleh personel dari berbagai unsur kapal perang (KRI) di jajaran satuan amfibi Koarmada I.
Yoni melanjutkan, latihan mencakup lima materi seperti pendalaman teori pergerakan di atas kapal (ship movement); teknik menembak (marksmanship); dan pertempuran jarak dekat (close quarter combat).
"Kemudian, materi penanganan tahanan (prisoner handling) dan evakuasi medis (medical evacuation)" imbuhnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































