Satkopaska Koarmada I Lumpuhkan Kelompok Separatis di Tanjungpinang

Jakarta, IDM - Prajurit Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada I berhasil melumpuhkan kelompok sipil bersenjata di wilayah Pantai Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (21/3).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (22/3), latihan tersebut merupakan skenario materi pendaratan dan pengintaian pantai (Over The Beach) dalam latihan puncak K-2 tahap I 2024.

Baca Juga: KSAU Terima Anugerah Tanda Kehormatan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia
Latihan yang digelar selama tiga hari dan diikuti oleh 30 personel ini, bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kemampuan prajurit Satkopaska Koarmada I dalam materi peperangan laut khusus.

Perwira Staf Operasi Satkopaska Koarmada I Mayor Laut (P) Gigis Windu, menyampaikan latihan ini merupakan bagian integral dari upaya Satkopaska Koarmada I untuk terus meningkatkan kesiapan dan profesionalisme prajurit.
Baca Juga: Kodam XVII/Cenderawasih Telusuri Video Kekerasan yang Diduga Dilakukan Oknum TNI di Papua
"Dengan menggelar latihan rutin seperti ini, diharapkan prajurit Satkopaska Koarmada I akan semakin siap dan mampu menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di masa depan," ungkap Gigis. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































