Satgasmar TNI AL Lepas Liar 52 Satwa Dilindungi di Jember

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Laut lewat Satuan Tugas Marinir (Satgasmar) Pengamanan Pulau Terluar (Pam Puter) XXVII ikut melepasliarkan satwa dilindungi di Pulau Nusa Baru Barung, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur, Kamis (25/4).
Melansir keterangan dari Dispenal Sabtu (27/4), langkah tersebut merupakan bagian dari peningkatan populasi satwa liar yang berada di Suaka Marga Satwa Pulau Nusa Barung. Sebanyak 52 satwa yang dilepasliarkan itu terdiri dari 10 burung gagak; 2 ekor landak; 40 monyet ekor panjang.
Baca Juga: Peringati HUT ke-2, DEFEND ID Optimis Wujudkan Kemandirian Industri Pertahanan Nasional
Adapun suaka tersebut berada di bawah naungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dan Jaringan Satwa Indonesia Jakarta Animal Aid Network (JSI-JAAN).
Dansatgasmar Pam Puter XXVII Pulau Nusa Barung, Lettu Marinir Irwan Adi Nugroho menyampaikan pihaknya akan selalu mendukung dan berperan aktif dalam upaya pelestarian satwa dilindungi, khususnya di Pulau Nusa Barung.
Baca Juga: KSAD Sebut Kondisi Papua Relatif Baik Saat Ini
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekosistem satwa yang ada di Pulau Nusa Barung" kata Irwan. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































