Satgasmar Pam Ambalat XXIX Gelar Apel Kesiapan di Sebatik

Jakarta, IDM – Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir yang tergabung dalam Satgasmar Pengamanan (Pam) Ambalat XXIX melaksanakan apel gelar kelengkapan dan kesiapan di Desa Tanjung Aru, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (16/4).
Dansatgasmar Pam Ambalat XXIX Lettu (Mar) Presly Brisky Musak mengecek kelengkapan dan kesiapan seluruh personel dan material satgas, mulai dari perlengkapan tempur perorangan, senjata, kerapian.
Baca Juga: Danjen Kopassus Ingin Prajurit Kopassus Kuasai Teknologi Modern dengan Baik dan Cepat
Kemudian, material pendukung satgas seperti motor tempel, perahu karet dan juga kendaraan taktis (rantis) agar dalam keadaan siap dan berfungsi dengan normal.

"Selain mengecek kesiapan personel satgas, kegiatan ini untuk mengantisipasi perkembangan situasi yang dinamis di wilayah penugasan serta memastikan seluruh personel dalam keadaan siap," ujar Presly, dikutip dari keterangan Pasmar 2.
Ia mengatakan perkembangan situasi di manapun dapat berubah, tidak menutup kemungkinan di wilayah penugasan Satgasmar Pam Ambalat. "Oleh karena itu, kita harus siap kapanpun dan di manapun berada," katanya.
Baca Juga: Usai Bentrok Personel, TNI AL-Brimob Lakukan Proses Mediasi di Sorong
Selain itu, Presly menekankan kepada seluruh personel agar selalu melaksanakan koordinasi yang efektif dengan aparat keamanan di wilayah Sebatik dalam menjalankan tugas-tugas pokok.
"Kepada seluruh personel, hindari pelanggaran yang bisa mencoreng nama baik diri sendiri, keluarga, kesatuan, bangsa, dan negara," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































