Selasa, 21 Mei 2024

Usai Bentrok Personel, TNI AL-Brimob Lakukan Proses Mediasi di Sorong

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Pihak TNI AL dan Brimob melakukan proses mediasi masing-masing pimpinan pascaterjadinya bentrok antar-personel di Kota Sorong, Papua Barat Daya, beberapa waktu lalu.

Asisten Potensi Maritim Pangkalan Utama TNI AL (Aspotmar Lantamal) X Jayapura Kolonel (Mar) Istepanus Ginting, menerima kunjungan Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Papua AKPB Sandi Sultan, Sorong, Senin (15/4).

Dalam sambutannya, Istepanus mengatakan kejadian bentrokan antara personel TNI AL dan Brimob menjadi pembelajaran untuk tidak mengulangi perbuatan yang merusak soliditas TNI-Polri.

Baca Juga: Mayjen Choirul Anam Pimpin Exit Briefing Pangdivif 3 Kostrad

“Berkaitan dengan situasi dan kondisi yang sudah kita lihat, khususnya di wilayah Papua, saya menyampaikan kepada seluruh prajurit TNI-Polri kejadian di Sorong kita jadikan pembelajaran agar tidak terulang kembali,” ucap Istepanus, dikutip dari Dispen Lantamal X, Selasa (16/4).

Sementara itu, Sandi menyampaikan sinergitas TNI-Polri sangat penting untuk keutuhan negara dalam menghalau ancaman dari dalam maupun luar. Oleh karena itu, ia menegaskan bakal melakukan pemberhentian tidak dengan hormat untuk anggota yang melanggar aturan.

“Apabila terjadi lagi, PTDH untuk anggota Brimob yang masih melanggar aturan, karena itu adalah suatu perbuatan kriminal,” tegas Sandi.

Baca Juga: Aksi Heroik Lettu Darwis Bantu Korban Tabrakan Beruntun

“Saya sampaikan, TNI-Polri harga mati tidak akan bisa dipisahkan satu sama lain,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan meminta agar semua jajaran menunggu hasil dari pendalaman secara internal terhadap personel TNI AL yang diduga melakukan perusakan terhadap pos-pos pengamanan Polresta Sorong Kota.

“Kita juga melaksanakan proses atau pendalaman terhadap anggota-anggota yang melakukan pengrusakan pos-pos yang diduga dilakukan TNI AL,” kata Hersan dalam konferensi pers di RSAL dr. Oetojo, Sorong, Minggu (14/4).

Baca Juga: Danjen Kopassus Ingin Prajurit Kopassus Kuasai Teknologi Modern dengan Baik dan Cepat

Disinggung berapa banyak prajurit TNI AL yang akan ditindak, Hersan menjelaskan hal tersebut sementara masih diproses oleh pihak Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) dan masih didata, termasuk yang menjadi korban di pelabuhan maupun di luar.

“Karena provokasi tadi pagi ada oknum ikut memanaskan situasi, sehingga ke depan harus didalami semuanya,” jelas Hersan.

“Jika terbukti kita akan lakukan proses, karena semuanya ini imbas dari masalah tadi pagi di pelabuhan,” imbuhnya. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER