Satgas Yonarhanud 8/MBC Gagalkan Penyelundupan Puluhan Miras dan Ratusan Kosmetik Ilegal

Jakarta, IDM – Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC gencar melakukan penggagalan upaya penyelundupan barang ilegal. Kali ini, Satgas dibawah kendali Letkol Arh Iwan Hermaya itu berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan botol miras dan ratusan kosmetik ilegal.
Kejadian itu bermula ketika Satgas menerima informasi terkait penyelundupan barang ilegal dari Tawau menuju ke Nunukan.
Baca Juga: Latganda Berakhir, Ini Pesan Danlanud Adi Soemarmo kepada 195 Siswa Setukba A-44
“Informasi itu langsung kami teruskan, dan kami koordinasikan,” ucap Wadanpos Bukit Keramat, Serma Siswoko dikutip keterangan Penkostrad, Selasa, (21/5).
Tak ingin kecolongan, personil Satgas Yonarhanud 8/MBC dan Satgas BAIS langsung menggelar sweeping di depan Dalduk Pos Bukit Keramat baik yang menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.
Baca Juga: Sebanyak 3.000 Personel Paspampres Dikerahkan di WWF ke-10 Amankan Tamu VVIP
“Ternyata informasi itu benar. Pada pukul 23.50 Wita setelah memeriksa kendaraan yang dikendarai Bapak UM ternyata ditemukan barang ilegal berupa 70 botol miras dan 256 buah kosmetik merk Briliant, pada saat dimintai keterangan Bapak UM mengaku barang tersebut merupakan titipan dan nantinya akan ada yang mengambil di Dermaga Kandang Babi," terang Siswoko.
Saat ini, kata Siswoko, barang-barang ilegal tersebut telah diserahkan ke pihak terkait dalam hal ini Bea Cukai untuk proses lebih lanjut. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































