Satgas Nataru Lanal Tahuna Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal dari Filipina

Jakarta, IDM - Tim Satgas Natal dan Tahun Baru jajaran TNI AL dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna, berhasil menggagalkan penyelundupan sejumlah barang ilegal dari Filipina yang akan masuk ke wilayah Indonesia melalui Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (25/12), barang ilegal yang berhasil digagalkan masuk pada operasi tersebut antara lain, 120 ekor ayam aduan ras Filipina, 104 botol dan lima paket minuman keras yang masih terbungkus.
Baca Juga: Bakamla Uji Fungsi Meriam Buatan Turki
Lalu, 24 krat botol kecil minuman ringan dan empat krat dalam ukuran besar, satu paket bubuk putih yang saat ini jenisnya tengah dikonfirmasi ke BNN dan barang muatan kapal lainnya.

Kronologinya, saat tim TNI AL melaksanakan operasi pada Sabtu (23/12) malam menggunakan perahu karet milik KAL Pulau Sangihe II-8-31 di wilayah Perairan Angges.
Satgas TNI AL kemudian memeriksa kapal jenis Pamboat bernama Nato Star yang diduga kuat melintas ilegal dari Filipina menuju Indonesia. Kapal tersebut berukuran 2 GT, panjang 12 meter, memiliki dua mesin, dan satu mesin cadangan.
Baca Juga: Libur Nataru, Lanud SMH Palembang Siagakan Puluhan Personel untuk Jaga Keamanan
Dari hasil pemeriksaan, kapal tersebut membawa sejumlah muatan ilegal dan tiga orang anak nuah kapal atas nama TM (39 tahun), MS (31 tahun), serta W (32 tahun) saat ini telah diamankan. Diduga kuat ketiganya memiliki dua identitas kewarganegaraan.
Dari hasil pemeriksaan juga diperoleh informasi bahwa barang illegal berupa ayam aduan ras Filipina tersebut milik seseorang berinisial JK dan aktifitas ini diduga kuat di back up oleh oknum aparat yang bertugas di Kepulauan Sangihe dan sudah berlangsung lama. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































