Satgas MTF TNI Konga Peringati International Day UN Peacekeepers dengan Cara Ini

Jakarta, IDM - Para prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL memperingati International Day UN Peacekeepers yang ke-75, pada 29 Mei.
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (2/6), para prajurit memperingati hari tersebut dengan presentasi bintara dan tamtama "tidur dalam" saat on task.
Baca Juga: KRI Bung Karno-369 Korvet Pertama Produksi Dalam Negeri
Para prajurit tidur dalam bergantian memaparkan bidang tugas dan peralatan yang diawaki di kapal secara komprehensif, problem solving, kiprah dalam misi perdamaian, pengalaman menarik penugasan, kiat sukses serta motto pegangan hidup.

Komandan Satgas, Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, mengatakan paparan oleh prajurit tidur dalam ini adalah bagian dari inovasi dalam pembinaan personel.
"Untuk memantapkan profesionalitas yang dimiliki, sekaligus upaya meningkatkan kualitas pengabdian sebagai pasukan penjaga perdamaian," kata John.
Baca Juga: Tambah Kemampuan Tempur, KRI Bung Karno-369 Akan Dilengkapi Sejumlah Persenjataan Canggih
Melalui kegiatan ini, seluruh prajurit juga semakin familiar dengan teknologi multimedia dan berani mengemukakan gagasan di depan publik.
"Bahkan tidak sedikit yang semakin terpacu untuk mengembangkan potensinya termasuk menjadi instruktur dan supervisor di kemudian hari," ujar John. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































