Satgas MTF TNI di Lebanon Latihan Antisipasi Peningkatan Konflik Israel-Hamas

Jakarta, IDM - Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N UNIFIL menggelar latihan kontijensi selama tiga hari, mulai 1-3 November untuk siaga dan waspada terhadap peningkatan konflik bersenjata antara Israel dan Hamas.
Dikutip dari keterangan Dispenal, Minggu (5/11), latihan ini bertujuan menguji rencana kontijensi serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi di Lebanon, termasuk apabila konflik terus meningkat dan terjadi kenaikan status dari red alert menjadi black alert.
Baca Juga: Prabowo Siapkan RS TNI untuk Menerima Pasien dari Palestina
Materi yang dilatihkan terdiri dari pertahanan pangkalan dan udara, lawan sabotase bawah air, pengaturan marshalling area, embarkasi-debarkasi, evakuasi jalur udara, perlindungan WNI, dan force protection.

"Apabila situasi memburuk dan perintah penarikan mundur diberikan, maka evakuasi melalui jalur laut ke Cyprus menjadi opsi ketika bandara Rafic Hariri tidak dapat dioperasionalkan dan jalur darat dinyatakan tidak aman," ujar Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-N UNIFIL, Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh.
Baca Juga: Kibarkan Bendera di Langit Kertajati, TNI AL Raih Rekor MURI
Sejauh ini terdapat 222 WNI dan 1.229 Kontingan Garuda UNIFIL di Lebanon. Pasukan tetap pada posisi dan on task, terus bekerja melaksanakan tugas yang dimandatkan PBB.
Termasuk membangun gambaran situasi taktis udara dan permukaan sebagai dasar HoM/FC dalam pengambilan keputusan dan berkomunikasi dengan pihak terkait untuk menurunkan tensi dan menghentikan konflik di Area of Responsibility. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































