Satgas Marinir RI-PNG Borong Hasil Bumi Masyarakat Distrik Dekai Papua

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 7 Marinir yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Mobile Indonesia-Papua Nugini memborong hasil bumi yang dijual masyarakat di pasar tradisonal di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (11/5).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Minggu (12/5), kegiatan tersebut bertujuan membantu kesulitan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: KRI Banda Aceh Angkut Paspampres untuk Pengamanan WWF ke-10 di Bali
Sebelum kegiatan interaksi jual dan beli, jajaran satgas dengan masyarakat terlebih dahulu melaksanakan pengamanan sektor agar kegiatan belanja berjalan aman.

Hasil bumi yang dijual antara lain sayur-sayuran dan buah-buahan yang merupakan hasil kebun dari masyarakat sekitar. Selain itu, tidak jarang masyarakat menjual hasil bumi ke titik kuat satgas yang berada di Distrik Dekai.
Baca Juga: Koarmada III Kenalkan KRI Teluk Wondama-527 ke Warga Pulau Bacan
Komandan Satgas Pamtas Mobile Indonesia-Papua Nugini Letkol (Mar) Alex Zulkarnain manyampaikan kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan perekenomian.
"Serta menyejahterakan kehidupan masyarakat setempat dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































