HANKAM

KRI Banda Aceh Angkut Paspampres untuk Pengamanan WWF ke-10 di Bali

KRI Banda Aceh-593
KRI Banda Aceh-593 embarkasi personel Paspampres untuk pengamanan WWF di Bali, Sabtu (11/5). (Foto: Dok. Dispen Kolinlamil)

Jakarta, IDM - KRI Banda Aceh-593 dari jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Satlinlamil 1 Jakarta mengemban tugas sebagai sarana angkutan laut dalam World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali, dari 18-25 Mei.

Kapal perang amfibi atau Landing Platform Dock (LPD) itu mendukung embarkasi personel dan material Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dalam rangka mendukung Operasi Trisula Jaya-24 Serpas maupun Sermat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) WWF ke-10 di Bali.

Baca Juga: TNI AU dan TUDM Akan Gelar Patroli Udara Bersama dengan Pesawat Tempur F-16 hingga F-18

Dikuti dari keterangan Dispen Kolinlamil, Minggu (12/5), sejak dua hari yang lalu, KRI Banda Aceh telah melaksanakan embarkasi di dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Koordinasi dan persiapan terjalin antara anggota KRI Banda Aceh dan personel Paspamres.

KRI Banda Aceh-593
(Foto: Dok. Dispen Kolinlamil)

"Para anggota KRI dan Paspampres salin sama bertanggung jawab memastikan semua material dan personel siap untuk perjalanan laut yang signifikan ini," kata Kadispen Kolinlamil Kolonel Laut (KH) Lie Lie Soeprijatna, dalam keterangannya.

"Per Sabtu (11/5) kemarin KRI Banda Aceh siap bertolak menuju Bali," sambungnya.

Baca Juga: Amankan WWF di Bali, TNI Kerahkan Sejumlah Alutsista

Dalam proses embarkasi, setiap detail diperhatikan dengan cermat, mulai dari pemeriksaan keselamatan hingga kesiapan logistik serta memastikan semua peralatan dan material terkait dengan pelayaran, termasuk peralatan navigasi dan komunikasi.

"Melalui upaya bersama antara personel Paspamres dan pihak terkait lainnya, embarkasi di KRI Banda Aceh menjadi langkah awal yang penting dalam menjamin kesuksesan angkutan muatan pelayaran WWF di Bali," tandas Lie Lie. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.