HANKAM

Satgas Marinir Penjaga Ambalat Berikan Sosialisasi Keselamatan Melaut kepada Nelayan

Prajurit Satgas Marinir Pengamanan Pulau Ambalat XXX
Prajurit Satgas Marinir Pengamanan Pulau Ambalat XXX memberikan penyuluhan kepada masyarakat pesisir, di Desa Balansiku, Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara Selasa (4/3). (Foto: Dok. Pasmar 2)

Jakarta, IDM - Prajurit Satgas Marinir Pengaman Pulau Ambalat XXX memberikan imbauan terkait keamanan dan keselamatan melaut kepada masyarakat pesisir, di Desa Balansiku, Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara Selasa (4/3).

"Penyuluhan dilaksanakan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang bekerja di tengah laut maupun pengguna transportasi air," ujar Komandan Satgasmar Pam Ambalat XXX Kapten (Mar) Oki Prabowo, dikutip dari keterangan Pasmar 2.

Dalam penyuluhan tersebut, imbauan diberikan secara langsung untuk mengingatkan para nelayan lebih berhati-hati dan menjaga keselamatan saat beraktivitas di tengah laut.

Baca Juga: Babinsa bersama Tenaga Medis Evakuasi Seorang Ibu di Papua Melalui Jalur Sungai dan Udara

"Kami memberikan penyuluhan agar nelayan memperhatikan kondisi kelayakan kapal dan alat bantu keselamatan, mengingat gelombang laut tinggi disebabkan cuaca ekstrem yang tidak menentu," imbuhnya.

Prajurit Satgas Marinir Pengamanan Pulau Ambalat XXX
(Foto: Dok. Pasmar 2)

Oki juga mengatakan, penyuluhan kepada nelayan tersebut merupakan tindak lanjut dan sosialisasi keselamatan kerja nelayan yang dilakukan oleh prajurit satgas, pada beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Marinir Bantu Evakuasi Banjir di 5 Titik Wilayah Jabodetabek

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri atas 17.000 lebih pulau, dan hanya sekitar 7.000 pulau yang berpenghuni.

Dalam rentang waktu kurang lebih 30 tahun, Korps Marinir mengirimkan prajuritnya ke Blok Ambalat, yang merupakan daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia, juga ke pulau-pulau terluar yang sebagian besar tak berpenghuni, untuk menegakkan kedaulatan sekaligus menjaga keamanan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.