HANKAM

Marinir Bantu Evakuasi Banjir di 5 Titik Wilayah Jabodetabek

Prajurit Marinir
Prajurit Marinir turun langsung mengevakuasi warga terdampak banjir di wilayah Jabodetabek, Selasa (4/3). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Korps Marinir menurunkan ratusan prajuritnya untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir di wilayah Jabodetabek, meliputi Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/3).

Ratusan prajurit yang terlibat dalam tugas kemanusiaan ini, terdiri dari Pasmar 1 dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III. Mereka dikerahkan ke lima titik wilayah terdampak banjir di Jabodetabek.

Kelima titik tersebut, terdiri dari Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi, Gereja GPIB Menara Kasih Bekasi, Perumahan Villa Nusa Indah Bekasi, Pekayon Kecamatan Bekasi Barat, dan Kebon Pala, Jakarta Timur.

Baca Juga: Athan RI Phnom Penh Buka Kelas Bahasa Indonesia di Satuan Militer Kamboja

"Ketinggian air (di kelima titik wilayah tersebut) bervariasi dari 0,5-2 meter," ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady, dalam keterangannya.

Prajurit Marinir
(Foto: Dok. Dispenal)

Ratusan prajurit Marinir menggunakan sejumlah material pendukung untuk evakuasi, seperti truk, kendaraan sedang, perahu karet sedang dan kecil, motor tempel 40 PK, dan peralatan logistik pendukung lainnya.

"Proses evakuasi yang memprioritaskan anak-anak, perempuan hingga lanjut usia (lansia) ini berhasil dievakuasi ke posko-posko pengungsian darurat dengan menggunakan perahu karet untuk mendapatkan penanganan dan bantuan lebih lanjut," kata Wira.

Baca Juga: Babinsa bersama Tenaga Medis Evakuasi Seorang Ibu di Papua Melalui Jalur Sungai dan Udara

Tak hanya itu, Wira menyebutkan TNI AL juga menurunkan tim medis juga turut dikerahkan untuk mempermudah proses evakuasi agar berjalan aman dan lancar serta memastikan seluruh warga terdampak banjir mendapatkan layanan kesehatan.

Dilansir dari laman resmi BMKG, cuaca ekstrem yang menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi, disebabkan beberapa kondisi dinamika atmosfer yang secara signifikan meningkatkan potensi hujan di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk di tujuh kecamatan di Kota Bekasi yang terdampak mulai Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede,.dan Rawalumbu. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.