HANKAM

Satgas Konga UNIFIL Penuhi Standarisasi Inspeksi PBB, Ini Alasannya

MTF
Tim Contingen Owned Equipment (COE) melaksanakan inspeksi terhadap personel Satgas MTF TNI Konga beserta unsur kapal perang dan helikopter. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL sukses memenuhi standarisasi PBB dengan sempurna tanpa ada catatan.

Deputy Chief Contingen Owned Equipment (COE) Ismail Sulucay, menyampaikan kekagumannya dengan kebersihan dan kemampuan KRI Frans Kaisiepo-368.

"Seperti kapal baru dan tampak berkilau di setiap sudut. Saya sangat kagum," ujarnya dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (21/6).

Baca Juga: TNI AL dan AL Turki Tingkatkan Kerja Sama Penggunaan Teknologi Maritim

Pelaksanaan COE Inspection mencakup aspek konfigurasi dan kemampuan kapal maupun helikopter, self sustainment, operational requirement, medical requirement serta kualifikasi dan kompetensi pengawak dari Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL.

MTF
(Foto: Dok. Dispenal)

Tim juga meninjau anjungan, Pusat Informasi Tempur (PIT), dapur, ruang kesehatan, laundry, mesin, bengkel mesin dan elektronika, rekreasi dan akomodasi prajurit.

Pemeriksaan tersebut mencakup kualifikasi, pendidikan, latihan, latar belakang penugasan, dan penguasaan bahasa dari prajurit satgas.

Baca Juga: Prajurit TNI AL Gagalkan Penyelundupan Penyu di Raja Ampat

Di kesempatan yang sama, Dansatgas Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, mengungkapkan rasa senangya karena seluruh aspek yang diinspeksi berhasil dipenuhi personel satgas, KRI Frans Kaisiepo-368 hingga helikopter Phanter HS-1306.

"Kami senang karena seluruh aspek yang diinspeksi berhasil dipenuhi sesuai standar PBB berdasarkan Letter of Assist terbaru yang diberlakukan sejak 1 Desember 2022," ucapnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.