HANKAM

Satgas Gulbencal Bersihkan Lumpur yang Sempat Lumpuhkan Sekolah Madrasah di Pidie Jaya

Gulbencal
Usai membersihkan lumpur tebal di sekolah, satgas Gulbencal memindahkan meja dan bangku di MIN 2 untuk diperbaiki. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Progres pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana terus dikebut oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hasilnya, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pidie Jaya kembali berfungsi setelah sempat lumpuh total akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) mengerahkan personel Kodim 0102 Pidie, Yon TP 857 GG, Yonif 836 BY, Yonarmed 17 RC serta Yonzipur 16 DA untuk membersihkan lumpur dan material banjir yang dilakukan secara bertahap dan memakan waktu hingga satu bulan.

Komandan Kodim 0102 Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, mengatakan pemulihan sekolah merupakan bagian dari upaya TNI AD membantu masyarakat dan memastikan proses pendidikan dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga: Dankodiklatau Soroti Pentingnya Latihan Angkasa Yudha bagi Kesiapan Operasional dan Profesionalisme TNI AU

“Awalnya sekolah ini sama sekali tidak bisa difungsikan karena tertimbun lumpur cukup tebal. Berkat kerja keras personel Satgas Gulbencal dan dukungan alat berat TNI AD, kini sekolah sudah kembali dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujarnya dalam siaran pers TNI AD yang diterima, Sabtu (24/1).

Sebelumnya, akses masuk hingga ruang-ruang kelas di lantai bawah sekolah tertutup lumpur tebal sehingga kegiatan belajar mengajar terhenti pascabencana. Kondisi tersebut menjadikan MIN 2 Pidie Jaya sebagai salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak cukup parah di wilayah tersebut.

Selain pembersihan lumpur, Satgas Gulbencal juga melakukan perbaikan ringan berupa pengecatan ulang gedung sekolah, penataan lingkungan, serta perapian meja dan kursi belajar.

Baca Juga: Latsitardanus XLVI, Taruna AAU Bantu Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

Kodim 0102 Pidie juga menyalurkan bantuan alat tulis kepada para siswa sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan proses belajar mengajar.

Kepala Sekolah MIN 2 Pidie Jaya, Rusli, menyampaikan apresiasi atas bantuan TNI. Menurutnya, sekolah sempat tidak dapat digunakan sejak bencana terjadi.

“Alhamdulillah, proses belajar mengajar sudah berjalan normal,” tuturnya. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.