Satgas Garuda UNIFIL Sajikan Mie Ayam Hingga Bala-bala di Festival Food And Culture Lebanon

Jakarta, IDM - Satuan tugas Kontingen Garuda UNIFIL ikut memeriahkan acara Festival Food and Culture yang di selenggarakan di Markas UNIFIL Old Camp, Naqoura, Lebanon Selatan, Jumat (6/10/2023).
Baca Juga: Optimalkan Kemampuan, Instruktur Penerbang Pesawat CN-295 Skadron Udara 2 Ikuti Latihan AATT
Dilansir keterangan Dispenad, Kamis, (12/10) pad kesempatan tersebut Satgas Garuda UNIFIL menyajikan makanan dan minuman khas Indonesia yaitu mie ayam, soto ayam, bala-bala dan minuman teh jahe. Selain itu tim juga menampilkan pakaian khas tradisional, band dan tarian kecak yang merupakan kebudayaan dari provinsi Bali.

"Kegiatan Festival Food and Culture ini merupakan suatu kegiatan yang positif dan bisa mempererat hubungan silaturahmi antara sesama pasukan perdamaian UNIFIL, saya berharap acara ini kedepannya bisa terus di selenggarakan," kata Force Commander Major General Aroldo Lazaro Saenz dalam sambutannya.
Baca Juga: Lanal Semarang Resmikan Kampung Bahari Nusantara di Desa Tambak Lorok
Turut hadir dalam kegiatan tersebut DFC (Deputy Force Commander) Brigadier General Chok Bahadur Dhakal, Komandan Sector East Brigadier General Luis Jesus Fernandez Herrero dan Komandan FHQSU Kolonel Arm Ezra Nathanael serta Para Komandan Kontingen dan para tamu undangan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































