HANKAM

Rudal Exocet MM40 Block 3 Akan Ditembakkan di Armada Jaya 2023

Apel kesiapan personel
Apel kesiapan personel dan unsur material tempur dalam rangka fase laut latihan Armada Jaya ke-XLI 2023, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dan KRI John Lie-358 bakal menembakkan rudal Exocet MM40 Block 3 dalam fase laut Armada Jaya 2023.

Dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (27/6), penembakan senjata khusus itu adalah bagian dari Operational Live Firing Trial (OLFT) dalam rangka meningkatkan kemampuan tempur, terutama pada aspek peperangan anti-permukaan.

Baca Juga: Kontingen Garuda Raih Kemenangan di Turnamen Tenis Meja Terbuka UNIFIL

Exocet MM40 Block 3 merupakan upgrade Block 2. Namun, jangkauan Block 3 lebih jauh hingga 180-200 km dibanding Block 2 yang hanya 120 km. Rudal ini memiliki level high subsonic dengan Mach 0,93 ber-high G manuver tinggi (10g). 

Apel kesiapan personel
(Foto: Dok. Dispenal)

Para prajurit serta unsur TNI AL akan melaksanakan fase laut pada 28-30 Juni di Laut Jawa, Laut Bali, dan Asembagus, Situbondo. Kemudian, pada 1 Juli, pasukan pendarat dari Batalyon Marinir akan melakukan pendaratan amfibi di Pantai Banongan.

Pada fase laut ini, 5.900 prajurit dilibatkan dan 21 KRI dikerahkan beserta 10 unit pesawat udara, 39 unit kendaraan tempur, 40 unit kendaraan taktis, dan 20 unit alpung Marinir.

Baca Juga: 21 KRI Dikerahkan dalam Latihan Armada Jaya 2023, Ini Jenisnya

Jenis kapal perang yang dilibatkan terdiri dari kapal cepat rudal, perusak kawal, perusak kawal rudal, landing ship tank, buru ranjau, bantu tunda, landing platform dock, dan bantu rumah sakit.

Sedangkan pesawat udara yang ditugaskan berjenis CN 235, NC 212, helikopter 412 dan AS 565. Lalu, pasukan Marinir lengkap dengan peralatan-peralatan dan material tempur, seperti BVP-2, KAPA, Howitzer, RM - 70 Grad, dan puluhan kendaraan amfibi lainnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.