Kapal perang TNI AL, KRI John Lie-358, memperketat pengamanan di Laut Natuna Utara, Kamis (11/6). Kapal berjenis korvet ini menyisir sektor perbatasan untuk memburu dan mengantisipasi penyusupan kapal ikan asing ilegal.
Laut Bangka Belitung memanas pada Sabtu (14/2). Iring-iringan kapal perang TNI AL membelah ombak dan melakukan manuver tempur di bawah komando KRI Brawijaya-320.
KRI John Lie-358 mengikuti latihan laut bersama kapal perang Amerika Serikat dan negara-negara ASEAN di perairan Bintan, Kepulauan Riau. Latihan ini merupakan bagian dari ASEAN–US Maritime Exercise (AUMX) 2025 yang digelar pada 12–13 Desember.
KRI John Lie-358 beraksi di Samudra Hindia dalam latihan bersama Samudra Shakti-25 dengan kapal perang Angkatan Laut India, INS Kavaratti (P31). Latihan yang berlangsung pada 16-17 Oktober ini menampilkan berbagai manuver tempur yang menuntut presisi dan koordinasi tinggi antara kedua angkatan laut.
Setelah menempuh pelayaran dari Belawan, Sumatra Utara, KRI John Lie-358 resmi sandar di Pangkalan Armada Timur Angkatan Laut India, Visakhapatnam, Senin (13/10). Kedatangan kapal perang TNI AL ini menandai dimulainya latihan bersama Samudra Shakti-25.
KRI John Lie-358 resmi bertolak dari dermaga 102 Belawan, Sumatera Utara, menuju India untuk mengikuti latihan bersama Samudera Shakti 2025, Rabu (8/10).
Unsur kapal perang TNI AL KRI John Lie-358 dan dua pesawat tempur TNI AU F-16 melaksanakan latihan kesiapan dan kesiagaan personel dan alutsista di Laut Natuna Utara, Selasa (7/5).
Sebanyak tiga kapal perang TNI AL meraih penghargaan sebagai kapal dengan kinerja terbaik selama melaksanakan pengawalan laut Indonesia di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I, selama triwulan pertama 2024.