Jelang Latihan Bersama India, KRI John Lie-358 Uji Kemampuan VBSS di Selat Malaka

Jakarta, IDM – KRI John Lie-358 menggelar latihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) di perairan Selat Malaka, Senin (6/10).
VBSS merupakan latihan taktis merebut dan memeriksa kapal yang dicurigai, yang lazim digunakan dalam operasi anti-bajak laut maupun penindakan penyelundupan di laut.
Baca Juga: Satgas BGC Kongo Ungkap Ada Perbedaan Misi Dibanding Sebelumnya karena Konflik Antarsuku
Dalam sesi ini, lima personel Satuan Komando Pasukan Katak (Sakopaska) Koarmada I memimpin 20 prajurit KRI John Lie-358 melakukan simulasi penyergapan, naik paksa ke kapal target, hingga pengamanan awak kapal.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Yoni Nova Kusumawan, menjelaskan, VBSS melatih para prajurit KRI John Lie-358 untuk meningkatkan keterampilan taktis.

"Melalui, latihan ini para prajurit dilatih dalam kemampuan pemeriksaan kapal di laut, kerja sama tim, serta kemampuan menghadapi situasi keamanan maritim yang dinamis, sebagai bagian dari kesiapan tempur Koarmada I di wilayah perairan strategis," jelasnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I.
Ia menambahkan, latihan VBSS ini juga sebagai pemanasan menjelang latihan bersama Samudera Shakti 2025 antara TNI AL dan Angkatan Laut India, yang dijadwalkan berlangsung Oktober ini.
Baca Juga: Lanud Husein Sastranegara Gelar Open Base HUT ke-80 TNI, Dipadati Ribuan Warga Bandung
Adapun Samudera Shakti merupakan latihan bersama tahunan Indonesia dan India yang pertama kali digelar pada 2018. Latihan tersebut bertujuan meningkatkan interoperabilitas kedua angkatan laut melalui berbagai skenario peperangan laut, manuver taktis, hingga latihan boarding secara gabungan.
Selain latihan taktis, Samudera Shakti juga menjadi ajang diplomasi pertahanan Indonesia dan India untuk memperkuat kemitraan strategis di kawasan Indo-Pasifik, terutama menghadapi tantangan keamanan laut seperti penyelundupan, bajak laut, hingga rivalitas kekuatan besar. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































