Rotasi Jabatan, Danlanud Ats Pimpin Sertijab Komandan Wing Udara 4

Jakarta, IDM - Komandan Lanud Atang Sendjaja (Ats), Marsma TNI M. Taufiq Arasj memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Wing Udara 4 Lanud Ats di Skadron Udara 6 Wing Udara 4 Lanud Ats, Bogor, Selasa (11/7).
Dalam sambutannya, Marsma TNI M. Taufiq mengungkapkan, sertijab ini menjadi bagian dari upaya pembinaan personel dan pendayagunaan sumber daya manusia (SDM) TNI AU secara optimal. Selaras dengan hal tersebut, sertijab ini sekaligus menjadi indikator utama dari kesinambungan kepemimpinan di dalam organisasi.
“Setiap pergantian personel tentu memiliki harapan tersendiri, yakni terwujudnya penyegaran manajemen yang akan berdampak terhadap peran TNI Angkatan Udara dalam menghadapi situasi aktual yang terus berkembang,” imbuhnya.
Baca Juga : TNI AU Gelar Pelatihan Alpernika, Langkah Konkret Siapkan Prajurit Hadapi Peperangan Modern

Jabatan Danwing Udara 4 Lanud Ats diserahterimakan dari pejabat lama Kolonel Pnb Agni Prayogo kepada Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya. Upacara sertijab ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan serta tanda pangkat oleh Danlanud Ats kepada pejabat lama serta pejabat baru.
Dikutip dari keterangan resmi Penerangan Lanud Ats yang diterima redaksi IDM dijelaskan, Kolonel Pnb Agni merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 1998 yang kini mengemban amanah baru sebagai Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai.
Sementara itu, Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya sebelum didapuk sebagai Danwing Udara 4 Lanud Ats yang baru, terlebih dahulu menjabat sebagai Kasubdisbinprof Pnb/Nav Disopslatau Mabesau Jakarta. Asep merupakan lulusan AAU Tahun 1999.
Baca Juga : Komandan Kodiklatau Buka Pendidikan Sekkau Angkatan ke-114
Dengan terlaksananya sertijab ini, Danlanud Ats mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kepemimpinan Kolonel Pnb Agni Prayogo yang telah menjalankan tugas kepemimpinannya dengan baik. Sementara itu, kepada Kolonel Pnb Asep Wahyu Wijaya, Danlanud Ats berpesan untuk menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya.
“Selamat atas promosi jabatan yang baru. Semoga dalam melaksanakan tugas kelak, tidak menemui hambatan-hambatan yang berarti, dan selanjutnya diharapkan mampu menciptakan inovasi-inovasi terbaik, dalam rangka peningkatan peran dan fungsi Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja,” harap Marsma TNI M. Taufiq Arasj.
Peran dan keberadaan Wing Udara 4 Lanud Ats begitu strategis bagi TNI AU lantaran satuan ini memiliki tugas dan bertanggung jawab terhadap kegiatan pembinaan operasi serta latihan, baik di Skadron Udara 6, Skadron Udara 8 maupun Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan.
“Seperti kita ketahui bersama, dalam tahun ini terdapat beberapa pencapaian Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja patut dibanggakan dan di apresiasi, di antaranya turut serta dalam kegiatan penerbangan bendera raksasa atau Giant Flag peringatan Hari Kemerdekaan RI, HUT TNI AU, pendistribusian bantuan kemanusiaan melalui udara untuk gempa Cianjur, serta berbagai dukungan operasi udara maupun misi kemanusiaan lainnya,” pungkas Danlanud Ats. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































