Komandan Kodiklatau Buka Pendidikan Sekkau Angkatan ke-114

Jakarta, IDM - Sebanyak 81 perwira TNI yang terdiri dari 77 perwira siswa TNI AU, 2 perwira siswa TNI AD dan 2 perwira siswa TNI AL mengikuti pendidikan Sekolah Komando Kesatuan TNI AU (Sekkau) angkatan ke-114 yang akan dilaksanakan selama enam bulan.
Pendidikan Sekkau tahun 2023 ini dibuka secara resmi oleh Komandan Kodiklatau, Marsdya TNI Tedi Rizalihadi di Gedung Pramanasala, Sekkau, Jakarta, Selasa (11/7).
Tedi berpesan agar para perwira siswa dapat mengikuti pendidikan ini dengan baik dan sungguh-sungguh lantaran mereka yang berhasil mendapatkan kesempatan ini merupakan perwira yang terpilih.
Baca Juga: TNI AU Gelar Pelatihan Alpernika, Langkah Konkret Siapkan Prajurit Hadapi Peperangan Modern
“Sebagai perwira yang terpilih dan mendapatkan kepercayaan dari pimpinan untuk mengikuti Pendidikan Sekkau, kalian harus dapat memanfaakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar, berlatih, sekaligus mengasah kemampuan diri dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diberikan,” pesan Dankodiklatau dikutip dari laman resmi TNI AU.
Pendidikan Sekkau, lanjut Tedi, merupakan pendidikan pengembangan umum yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan perwira TNI AU terpilih.
Usai menempuh pendidikan di Sekkau mereka diharapkan memiliki kemampuan manajerial staf, kepemimpinan, dan jiwa juang yang mantap serta kemampuan taktis, teknis, administratif serta kesegaran jasmani yang baik guna mendukung pelaksanaan tugas. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































