Resmi Berganti, Danlantamal III Resmi Dijabat Laksma Uki Prasetia

Jakarta, IDM – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) III resmi berganti. Serah terima jabatan dipimpin oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda Fauzi, di Jakarta, Kamis (22/5).
Jabatan Danlantamal III Jakarta yang semula dipegang oleh Brigadir Jenderal (Mar) Harry Indarto kini diserahkan kepada Laksamana Pertama Uki Prasetia yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Administrasi Personel TNI AL (Kadisminpersal). Selanjutnya, Harry bakal menjadi perwira staf ahli tingkat III bidang ekonomi, keuangan, dan perdagangan staf ahli panglima TNI.
Baca Juga: Tinjau Latma Garuda Guerrier, Panglima Kostrad: Manfaatkan Momen Latihan untuk Pererat Silaturahmi
Pada kesempatan tersebut, Fauzi menyampaikan pergantian Danlantamal III merupakan bentuk apresiasi pimpinan TNI AL atas prestasi dan dedikasi yang ditunjukkan oleh pejabat lama.
"Kepada pejabat baru, saya berharap agar kepercayaan ini dijawab dengan kerja nyata yang mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian kinerja Lantamal III ke depan," ujar Fauzi, dikutip dari laman TNI AL, Jumat (23/5).
Selain itu, Fauzi juga mengatakan serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses regenerasi yang bertujuan memantapkan kualitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial, memperluas wawasan serta memperkaya pengalaman bagi perwira.
"Dengan demikian, diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional demi kemajuan organisasi", pungkasnya.
Baca Juga: Ribuan Siswa Dilantik Jadi Prajurit Infanteri TNI AD, Terima Baret Yudhawastu Pramuka
Adapun Lantamal III memiliki peran strategis dalam mendukung operasi TNI AL, termasuk menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi bagi unsur-unsur TNI AL, membina potensi nasional di bidang kemaritiman menjadi kekuatan pertahanan negara serta melaksanakan operasi keamanan laut di wilayah kerjanya.
Lantamal III juga membawahi Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan), enam pangkalan TNI AL serta 29 pos TNI AL di kawasan tanggung jawabnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































