Tinjau Latma Garuda Guerrier, Panglima Kostrad: Manfaatkan Momen Latihan untuk Pererat Silaturahmi

Jakarta, IDM – Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar meninjau markas Yonif 321/Galuh Taruna (GT) di Majalengka, Kamis (22/5).
Kunjungan yang dilakukan Pangkostrad untuk melihat langsung pelaksanaan latihan bersama (latma) Garuda Guerrier Indo-France 2025 yang menjadi simbol kerja sama militer kedua negara. Selain itu, latma juga menjadi perekat hubungan bilateral dan meningkatkan profesionalisme prajurit.
Baca Juga: Pesan KSAD untuk 270 Perwira Lulus Pendidikan Seskoad
Dalam peninjauan tersebut, Pangkostrad meninjau langsung sarana, fasilitas, dan kegiatan latihan prajurit Indonesia dan Prancis.
Pangkostrad mengatakan pentingnya menjalin hubungan yang erat melalui semangat kebersamaan.
Baca Juga: Ribuan Siswa Dilantik Jadi Prajurit Infanteri TNI AD, Terima Baret Yudhawastu Pramuka
"Laksanakan latihan dengan penuh semangat dan manfaatkan momen ini untuk mempererat silaturahmi antar prajurit kedua negara," tegas Pangkostrad. Ia juga mengingatkan seluruh peserta latihan untuk selalu menjaga kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad Ira Fadjar turut meninjau fasilitas pendukung kesejahteraan keluarga prajurit seperti Posyandu dan Yayasan Kartika Jaya dan berinteraksi langsung dengan para pengurus dan tenaga pendidik. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































