Rebut Pangkalan Udara, Skuadron 600 Turunkan Kopaska dengan Taktik Air Landed

Jakarta, IDM - Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) bersama Komando Pasukan Katak (Kopaska), pada pekan lalu menggelar latihan bersama.
Dikutip dari Instagram @wingudara2puspenerbal, Senin (13/2), skenario latihan bersama ini merebut pangkalan udara Juanda yang jatuh ke tangan musuh, sebagai aset penting TNI AL yang harus dikuasai kembali.
Dalam latihan ini, NC-212-200 dari Skuadron Udara 600 jajaran Wing Udara 2 bersama dengan Kopaska sebagai pasukan khusus trimedia, menggelar operasi khusus insertion ke pangkalan udara Juanda.
Pesawat udara NC-212-200 yang dioperasikan oleh Lettu Laut (P) Rana dan Lettu Laut (P) Fitrian tersebut melaksanakan taktik air landed. Pesawat akan mendarat, membuka ramp door untuk menurunkan Kopaska di runway dan segera pergi meninggalkan pangkalan.
Selain itu, operasi ini dapat memberikan efek kejut terhadap musuh, karena efek pendadakan dengan kedatangan pasukan secara cepat dan tiba-tiba. Taktik ini memerlukan kolaborasi dan kerja sama yang baik untuk melaksanakan operasi air landed.
Bahkan, dibutuhkan perhitungan yang tepat dan terkoordinasi antara pilot, kru serta pasukan sehingga dapat dilaksanakan dengan baik, aman dan tercapainya keselamatan terbang dan kerja.
Baca: Satbravo 90 Kopasgat TNI AU, Pengawal Misi Kemanusiaan Indonesia untuk Turki
Komandan Wing Udara 2, Kolonel Laut (P) Ma'arif, didampingi Komandan Skuadron Udara 600, Mayor Laut (P) Zulda turut meninjau langsung pelaksanaan latihan taktik air landed.
"Latihan seperti ini penting dilaksanakan untuk menjalin kerja sama yang baik agar operasi yang dilaksanakan berhasil," tegasnya. (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































