Ratusan Siswa Ikuti Pendidikan Susparadas A-202, Dilatih Jadi Prajurit Terjun Payung Profesional

Jakarta, IDM – Sebanyak 221 siswa mengikuti Pendidikan Kursus Para Dasar (Susparadas) Angkatan ke-202 selama satu bulan yang digelar di Skadron Pendidikan (Skadik) 803 Wingdik 800/Pasgat.
Di antara ratusan siswa tersebut, terdapat siswa yang berasal dari Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM). “Kehadiran peserta dari negara sahabat ini menunjukkan eratnya hubungan kerja sama di antara kedua angkatan udara, serta semangat kebersamaan dalam meningkatkan kemampuan militer regional,” tulis TNI AU dikutip dari laman tni-au.mil.id, Senin (13/1).
Baca Juga: Dua Kapal Perang TNI AL Latihan Manuver Taktis di Samudera Pasifik
Sebelum proses pendidikan dimulai, 221 siswa tersebut terlebih dahulu mengikuti upacara pembukaan Pendidikan Susparadas yang dipimpin langsung oleh Komandan Wing Pendidikan 800/Pasgat Kolonel Pas Harry Nugroho di Lanud Sulaiman Bandung, Jumat (10/1).

“Pelatihan ini penting dilakukan sebagai bekal kemampuan dasar bagi para siswa untuk menjadi prajurit terjun payung yang profesional dan tangguh,” kata Harry dalam sambutannya sebagai inspektur upacara.
Baca Juga: Perwira Hukum, Berikan Rules of Engagement di Daerah Operasi
Untuk itu, Danwingdik 800/Pasgat meminta agar para siswa dapat terus menjunjung nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas selama mengikuti pendidikan.
“Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa, laksanakan pendidikan dengan penuh dedikasi serta kesungguhan, disiplin, dan patuhi semua ketentuan yang berlaku di lembaga pendidikan,” pungkas Kolonel Pas Harry Nugroho. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































