HANKAM

Ratusan Prajurit Pasmar 1 Tiba di Jakarta setelah Jalani Operasi Trisila

Komandan Pasmar 1 Brigjen (Mar) Umar Farouq
Komandan Pasmar 1 Brigjen (Mar) Umar Farouq memimpin upacara penerimaan prajurit Pasmar 1 usai mengemban tugas Operasi Trisila 2024, Jakarta. (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM - Komandan Pasmar 1 Brigjen (Mar) Umar Farouq memimpin upacara penerimaan ratusan prajurit Marinir yang kembali ke satuan, usai sukses menuntaskan Operasi Trisila 2024, Jakarta, Kamis (4/4).

Satgas Operasi Trisila adalah satuan tugas operasi tempur laut yang bertujuan memelihara dan meningkatkan keamanan perairan Indonesia. Operasi ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap pertama di wilayah Koarmada I, tahap kedua di wilayah Koarmada II, dan tahap ketiga di wilayah Koarmada III.

Baca Juga: Koarmada II Akan Gelar Peringatan Tiga Tahun Tenggelamnya KRI Nanggala-402

Pada tahun ini, Operasi Trisila tahap satu melibatkan 577 personel, 100 di antaranya prajurit Pasmar 1 yang berangkat menggunakan KRI Teluk Cirebon-543 dari dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta, Jumat (1/3) lalu.

prajurit Marinir
(Foto: Dok. Pasmar 1)

"Operasi ini juga digelar untuk menegakkan hukum di wilayah yuridiksi tanah air sekaligus menunjukkan kiprah Indonesia di mata dunia," ujar Komandan Satgas Operasi Trisila 2024 Letkol (Mar) Awan Suryawan, dikutip dari keterangan Pasmar 1.

Pada kesempatan yang sama, Umar menyampaikan rasa bangganya karena ratusan para prajurit Pasmar 1 yang terlibat dalam Operasi Trisila 2024 tahap pertama kembali dengan keadaan selamat, pascakurang lebih sebulan bertugas.

Baca Juga: Satgas, Intel Kodim dan Polres Nunukan Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia

"Kita mengakui dedikasi loyalitas dan kemampuan yang kalian tunjukkan pada saat menjalankan operasi telah dilakukan dengan baik selama kurang lebih 37 hari," ucap Umar.

"Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh prajurit yang berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik dan telah memberikan kontribusi besar bagi Korps Marinir dalam menjaga kedaulatan NKRI," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.