Rampung Jalani Perawatan, Helikopter Bell 412 Kembali ke Skadron Udara 400 Puspenerbal

Jakarta, IDM – Helikopter Bell 412 dengan registrasi HU-4205 kembali ke Pangkalan TNI AL Juanda, Jawa Timur setelah menjalani perawatan besar di Pangkalan TNI AL Jakarta, Jumat (24/1).
Komandan Skuadron Udara 400 Wing Udara 2 Puspenerbal, Mayor Laut (P) Pranatha selaku pilot yang menerbangkan helikopter andalan satuan tersebut dari Jakarta ke Surabaya mengatakan, perawatan berkala harus dilakukan untuk memastikan kesiapan operasi.
Baca Juga: Bakamla dan Japan Coast Guard Latihan Passex 2025 di Perairan Jakarta
“Perawatan berkala besar ini memastikan performa optimal serta keselamatan dalam setiap penerbangan,” ujar Pranatha, dikutip dari tnial.mil.id, Sabtu (25/1).
Pranatha menyebut helikopter Bell 412 merupakan salah satu aset strategis TNI AL. Ia menjelaskan alutsista ini memiliki kemampuan multirole yang andal sehingga mampu diterjunkan dalam misi kemanusiaan hingga operasi tempur.
"Bell 412 adalah salah satu aset strategis yang mendukung berbagai misi, termasuk patroli udara, SAR, dan angkutan logistik," tuturnya.
Baca Juga: Kodam IM Pasang Wifi Gratis untuk Masyarakat di 3 Lokasi Strategis
Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah mengatakan perbaikan yang dilakukan pada Bell 412 adalah bentuk komitmen matra laut menjaga kedaulatan negara. Ia berharap kembalinya Bell 412 akan menunjang kinerja Skadron Udara 400.
"Perawatan yang dilakukan secara profesional menjadi bukti komitmen TNI AL dalam menjaga kesiapan alutsista demi mendukung kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia," kata Adam. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































