Puspenerbal Kirim Pesawat Patroli Maritim untuk Operasi Malaka Sakti di Wilayah Barat

Jakarta, IDM – Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) mengerahkan satu unit pesawat udara untuk terlibat dalam Operasi Malaka Sakti 2024 di bawah Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I.
Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Sabang melaksanakan dukungan pelayanan terbang pesawat NC 212-200 MPA P-8203 di Bandara Maimun Saleh, Aceh, Sabtu (7/9) untuk bertugas di wilayah barat Indonesia dalam Operasi Malaka Sakti 2024.
Baca Juga: HUT ke-79, KSAL: TNI AL Harus Inovatif Hadapi Tantangan
Komandan Lanudal Sabang Letkol Laut (P) Ahmad Ervan G, mengatakan dukungan pelayanan terbang tersebut merupakan salah satu fungsi dari tugas pokok pangkalan udara angkatan laut.

"Tugas pokok pangkalan udara yaitu menyelenggarakan dukungan administrasi dan logistik bagi unsur-unsur pesawat yang beroperasi di wilayah kerja Lanudal Sabang," ujar Ahmad, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Senin (9/9).
Baca Juga: KRI GNR-332 Akan Unjuk Kemampuan Peperangan Antiudara dan Antikapal Selam di Australia
Selain melaksanakan angkutan udara, pesawat NC 212-200 MPA P-8203 yang diawaki PIC Kapten Laut (P) Samuel Tigor S juga bertugas dalam patroli maritim di wilayah kerja Koarmada I.
"Hal tersebut untuk memastikan tidak ada kegiatan ilegal yang membahayakan dan mengancam NKRI," kata Ahmad. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































