HANKAM

Puspen: TNI Tiga Matra Mulai Seleksi Prajurit untuk Misi Gaza Sembari Tunggu Mandat Final

Kapuspen TNI Mayjen Mar Freddy Ardianzah.
Kapuspen TNI Mayjen Mar Freddy Ardianzah. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – TNI tiga matra sudah memulai seleksi prajurit untuk misi kemanusiaan di Jalur Gaza dan sekitarnya, Palestina.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan, seleksi dimulai sembari menunggu mandat final.

“Untuk proses seleksi masih di tingkat matra. Masing-masing berupa perencanaan, sambil menunggu mandat final Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa dan keputusan politik pemerintah,” ujar Freddy dalam keterangannya, Senin (17/11).

Baca Juga: Diplomasi Pertahanan, Mayjen TNI Maychel Hadiri Peringatan 250 Tahun Korps Marinir AS

Markas Besar TNI juga menyatakan belum mendapatkan nama-nama prajurit yang akan ditugaskan sebagai pasukan perdamaian di Gaza.

“Belum ada daftar nama yang diterima Mabes TNI, yang dilakukan baru sebatas pendataan kesiapan satuan di tiga matra sesuai protap operasi luar negeri,” kata Freddy.

Kapuspen TNI mengatakan, seleksi akhir dilaksanakan jika mandat resmi dari Dewan Keamanan PBB telah ditetapkan.

Baca Juga: 3 Prajurit TNI AD jadi Tersangka Kasus Pembunuhan KCP BRI

“Saat ini tahapannya masih sebatas kesiapsiagaan berjenjang di tiap matra,” tutur Freddy.

Sebelumnya, Wakil Kepala Staf TNI AL Laksdya Erwin S. Aldedharma mengungkapkan proses seleksi personel Korps Marinir untuk kemungkinan pengerahan kontingen Indonesia ke Gaza sudah berjalan.

“Proses seleksi sudah berjalan. Saat ini kami sudah mengumpulkan nama-nama untuk selanjutnya nanti kami menyesuaikan dengan kebijakan dari pemerintah, apa saja yang harus kami siapkan,” ungkap Erwin kepada awak media di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Senin (17/11).

Baca Juga: Tingkatkan Kesiapan Operasional, Zeni Tempur 10 Kostrad Gelar Uji Fungsi Jembatan Knockdown

Wakasal menyebut, Marinir menyiapkan unsur dari batalion zeni, kesehatan, serta komponen logistik yang akan disesuaikan dengan kebutuhan misi.

Adapun Presiden Prabowo Subianto meminta TNI menyiapkan hingga 20.000 personel untuk misi kemanusiaan di Gaza. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.