HANKAM

Pulang dari Lebanon, 1087 Personel TNI Akan Jalani Karantina Kesehatan

UNIFIL
Sujud syukur 392 personel Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2024 yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (22/4). (Foto: PMPP TNI)

Jakarta, IDM - Sebanyak 1087 personel Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2024 yang selesai menjalankan misi perdamaian di Lebanon selama satu tahun akan menjalankan proses karantina kesehatan saat tiba di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Komandan PMPP TNI Taufik Budi Santoso usai menerima kedatangan Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2024 bertempat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (22/4).

Baca Juga: TNI Ungkap Jalan Trans Papua Terbengkalai Akibat Situasi Keamanan Tidak Kondusif

"Setelah ini para mantan penjaga perdamaian supaya menjalankan karantina kesehatan dengan sebaik-baiknya yakinkan kalian ikuti semua ketentuan selama berada di PMPP TNI demi keselamatan dan kesehatan kita semua," kata Taufik seperti dikutip keterangan PMPP, Rabu (23/4).

Lebih lanjut ia mengatakan prajurit yang pulang ke Indonesia bertahap. Kedatangan pada saat ini ada sebanyak 392 prajurit kapur ke 3/terakhir dari total 1087 personel yang tergabung dalam Satgas TNI Konga UNIFIL TA 2024 yang dipimpin oleh Kolonel Inf Mohammad Ghoffar Ngismangil.

Baca Juga: Helikopter Panther HS-1306 Latihan di Perairan Mediterania

Prajurit yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta langsung mendapat pengalungan bunga kemudian melakukan sujud syukur bersama karena berhasil melaksanakan tugas dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.

"Terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada kalian semua prajurit yang tergabung dalam Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL, atas dedikasi dan loyalitas yang tinggi selama penugasan. Saya sangat bangga menyambut kalian di sini, tidak ada kebanggaan yang lebih besar bagi seorang Komandan, selain menerima kembali prajurit yang pulang dari tugas operasi, membawa keberhasilan sebagai pasukan perdamaian di Lebanon,” tutup Taufik. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.