Profil Laksda Ariantyo, Mantan Komandan Kapal Perang yang Diangkat Jadi Pangkoarmada II

Jakarta, IDM - Pangkoarmada RI Laksamana Madya Heru Kusmanto memimpin serah terima jabatan Pangkoarmada II dari Laksamana Muda Denih Hendrata kepada Laksamana Muda Ariantyo Condrowibowo, Surabaya, Rabu (6/3).
Ariantyo yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Panglima TNI Tingkat III Bidang Politik dan Keamanan Nasional, merupakan alumni Akademi TNI AL (AAL) angkatan ke-37 tahun 1991.
Berbagai jabatan telah dilalui Ariantyo, antara lain dipercaya menjadi Komandan KRI di jajaran Koarmada Timur (Koarmada II), Palaksa KRI Pulau Rupat-712, Komandan KRI Kerapu-812, Komandan KRI Sultan Iskandar Muda-367, dan Komandan KRI Ahmad Yani-351.
Baca Juga: KSAL Tinjau Pembangunan Dua Kapal PC 60, Akan Diluncurkan Mei 2024
Selain itu, Ariantyo juga pernah menjabat sebagai Danlanal Balikpapan Koarmatim, Kadeops Seskoal, Komandan Satkor Koarmatim, Asisten Operasi Koarmatim, Paban V Kerkamtas Mabes TNI, Asops Kogabwilhan I hingga Wadan Seskoal, Dirdik Kodiklatal, dan Waasops KSAL.

Heru menyampaikan, serah terima jabatan bertujuan agar dari waktu ke waktu, kinerja dalam organisasi semakin baik, dan dapat menunjukkan eksistensi.
Serta terwujud performa organisasi yang sesuai dengan tugas, peran, kewenangan, dan tanggung jawab yang diberikan," paparnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (6/3).
Serah terima jabatan juga merupakan kesempatan, sekaligus peluang bagi perwira yang mendapatkan amanah atau mandat untuk mengembangkan kepemimpinan dan kemampuan manajerial, mewujudkan kinerja yang lebih baik di suatu organisasi.
"Saya yakin, dengan latar belakang penugasan, pendidikan, pengalaman kerja, dan kompetensi yang dimiliki, Laksamana (Ariantyo) akan mampu menjalankan tugas, dan tanggung jawab dengan baik," pungkasnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































