Gelar Pelatihan Peningkatan Keahlian Kataloger, Kapuskod: Diharapkan Data Kodifikasi Lebih Akurat dan Valid

Jakarta, IDM - Kepala Pusat Kodifikasi (Kapuskod) Baranahan Kementerian Pertahanan, Laksamana TNI Mochamad Taufiq Hidayat membuka acara pelatihan peningkatan keahlian kataloger yang digelar di Jakarta pada Selasa (5/3).
Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi salah satu upaya Kemhan untuk meningkatkan keahlian kataloger dalam proses penetapan national stock number (NSN).
Taufiq mengatakan bahwa pelatihan ini penting dilakukan.Pasalnya, bidang kodifikasi erat kaitannya dengan dunia teknologi dan informasi yang terus berkembang. Melalui pelatihan ini, lanjutnya, diharapkan dapat menambah wawasan kataloger dalam ilmu kedirgantaraan dan perkapalan.
Baca Juga: ATAT Ke-17, TNI AD dan Royal Cambodian Army Perdalam Kerja Sama Pertahanan
“Ilmu ini sangat dibutuhkan kataloger dalam melaksanakan tugasnya dalam mengkodifikasi alpalhankam yang digunakan Kemhan dan TNI, sehingga data kodifikasi yang dihasilkan akan lebih akurat dan valid, serta data tersebut dapat digunakan di dalam negeri dan luar negeri," kata Taufiq.
“Terlebih, saat ini Indonesia sebagai National Codification Bureau (NCB) telah mencapai sponsorisasi tier 2 dituntut untuk selalu dapat mengikuti perkembangan kodifikasi dunia, dan mengikuti kegiatan pertemuan internasional seperti pertemuan Panel A, Maingroup AC/135 yang diselenggarakan oleh NSPA di Luxembourg," lanjutnya.
Dengan demikian, pria yang juga menjabat sebagai Direktur NCB Indonesia itu berharap agar kegiatan pelatihan bagi para Kataloger di Indonesia ini tetap berjalan di tengah penerapan kebijakan automatic adjustment atau efisiensi anggaran di masa pemulihan pascapandemi Covid-19.
Baca Juga: KSAL Tinjau Pembangunan Dua Kapal PC 60, Akan Diluncurkan Mei 2024
Terlebih, kata Taufiq melanjutkan, jabatan fungsional kataloger nantinya akan diterapkan di Kementerian/Lembaga lain yang membutuhkan kodifikasi NSN.
"Oleh karena itu program ini harus tetap berjalan guna mencetak kataloger-kataloger yang mumpuni dan kompeten sehingga dapat mendukung tugas pokok Puskod Baranahan Kemhan sebagai NCB Indonesia,” kata Taufiq. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































