Prancis Tegaskan Kedaulatan di Indo-Pasifik dalam Misi Jeanne d'Arc

Jakarta, IDM - Kelompok kadet Angkatan Laut Prancis, Jeanne d'Arc, memiliki sejumlah misi penting selama 155 hari pelayaran keliling dunia. Salah satunya untuk menjamin kedaulatan Prancis di wilayah seberang lautan.
"Misi ini juga kesempatan untuk menegaskan kembali kepentingan Prancis di Indo-Pasifik dan perhatian kami terhadap stabilitas kawasan tersebut," ungkap Komandan Jeanne d'Arc Kapten Emmanuel Mocard di atas dek kapal Dixmude, Tanjung Priok, Selasa (28/3).
Baca Juga: Menhan Prabowo Hadiri Acara Penyerahan Zakat di Istana
Selain itu, misi Jeanne d'Arc juga bertujuan turut serta dalam operasi keamanan maritim, seperti pemberantasan bajak laut di Samudra Hindia (Opération Atalante) dan memperkuat kerja sama militer dengan sejumlah negara mitra yang menjadi tempat singgah dalam pelayaran tersebut.
"Seperti diketahui, kami (Prancis) memiliki banyak wilayah di seberang laut, seperti Kaledonia Baru, Polinesia, dan Mayotte," ujarnya.
Baca Juga: Singgah di Jakarta, Inilah Spesifikasi Kapal LHD Dixmude Prancis
Sebelumnya, Jeanne d'Arc melakukan pelayaran keliling dunia sejak Februari-Juli 2023. Indonesia menjadi tujuan keempat dalam perjalanannya. Kapal LHD Dixmude (L9015) dan fregat siluman La Fayette (F710) berangkat dari Toulon, Prancis, pada 8 Februari lalu.
Kemudian, perjalanan mereka berlanjut ke Djibouti (Afrika Timur), Koichi (India), Singapura, Jakarta (Indonesia), Townsville (Australia), Noumea (Kaledonia Baru), Fiji (Republik Fiji), Tonga, Papeete (Pulau Tahiti), Acapulco (Meksiko), Pointe-A-Pitre (Guadeloupe), dan kembali ke Prancis. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































