Prajurit TNI AL dan US Navy Dalami Ilmu Pesawat Nirawak

Jakarta, IDM - TNI AL bersama US Navy dan US Marine Corps melaksanakan rangkaian latihan bersama (latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (Carat) 2022 di Surabaya. Mereka terhitung telah melewati beberapa fase latihan.
Mengutip tnial.mil.id, hari ini (14/12) prajurit Skuadron 700 Pesawat Udara Tanpa Awak dari Wing Udara 2, Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) tergabung dalam latihan tersebut. Tak hanya latihan, mereka juga saling berbagi ilmu tentang pesawat nirawak bersama pasukan US Navy dan Marine.
Langkah tersebut dilakukan TNI AL kedua negara untuk memperkuat kerja sama. Selain itu, latihan tersebut juga dilakukan untuk memperkuat profesionalisme prajurit Indonesia dan Amerika Serikat untuk meningkatkan kemampuan militer di segala bidang, termasuk dalam menghadapi tantangan keamanan maritim.
Baca: Pemantapan Strategi Sea Phase Latma Carat, TNI AL-US NAVY Laksanakan TFG
Pada Latma Carat 2022, TNI AL mengerahkan sejumlah armada seperti kapal perang KRI RE Martadinata-331, KRI Abdul Halim Perdakusuma-355, KRI Diponegoro-365, KRI Teluk Palu-523, KRI Surabaya-591 dan KRI Singa-651.
Sedangkan Amerika Serikat (AS) mengerahkan USS Makin Island (LHD-8) dan amphibious transport dock USS Anchorage yang dilengkapi dengan unit ekspedisi marinir (Marine Expeditionary Unit) ke-13. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































