Prajurit Marinir Latih Kemampuan Drill Mortir 60 mm Buatan Serbia

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir yang dipimpin oleh Letda (Mar) I Putu Dita Permana, melaksanakan drill mortir 60 mm M06 buatan Serbia di Jakarta, Kamis (28/3).
Kegiatan drill mortir ini bertujuan melatih kemampuan prajurit Yonif 4 Marinir yang memiliki kualifikasi menembak senjata bantuan infanteri, khususnya senjata mortir 60 mm M06 Serbia.
Baca Juga: HUT ke-62, Ini Keistimewaan Kopaska Pasukan Khusus TNI AL
"Latihan ini dilakukan agar prajurit selalu siap dan tetap profesional mengawaki senjata bantuan lintas lengkung," ujar Dita dikutip dari keterangan Pasmar 1, Minggu (31/3).
Sementara Komandan Batalyon Infanteri 4 Marinir Letkol (Mar) Arief Bastian Sanusi Chaniago menyampaikan drill mortir 60 mm M06 Serbia bertujuan mempertajam dan meningkatkan kemampuan bertempur.
Baca Juga: Angkut Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina, C-130J Super Hercules TNI AU Transit di India
"Khususnya untuk peleton bantuan agar mampu dan mahir menggunakan senjata bantuan infanteri sehingga tugas pokok yang diberikan satuan dapat berjalan dengan lancar dan tidak dapat diragukan lagi," kata Arief.
"Laksanakan kegiatan dengan penuh semangat utamakan faktor keamanan baik material maupun personel," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































