Prajurit Marinir Akan Punya Senapan Serbu Baru Buatan Ceko

Jakarta, IDM - Prajurit Korps Marinir akan menerima persenjataan baru, yaitu AKM 5.56 dari Ceko. Hal ini diketahui saat Wakil Komandan Korps Marinir (Wadankormar) Brigjen (Mar) Surherlan meninjau uji fungsi senapan serbu tersebut di Surabaya, Senin (18/3).
Suherlan mengatakan, kegiatan uji fungsi senapan serbu AKM adalah untuk meyakinkan para prajurit Marinir sebagai pengguna alat-alat persenjataan.
"Korps Marinir sangat berharap dengan keandalan senjata ini bisa meyakinkan seorang prajurit, karena senapan serbu adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam melaksanakan tugas," kata Suherlan, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (19/3).
Baca Juga: 8500 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Kunjungan Presiden Jokowi di Kalbar
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang telah melakukan pengadaan senapan serbu AKM untuk meningkatkan kemampuan prajurit Marinir.

"Terima kasih kepada Kemhan telah memperhatikan Korps Marinir untuk meningkatkan kemampuannya dengan menambah senjata, khususnya yang akan diterima adalah jenis senapan serbu AKM 5.56 mm dari Cekoslovakia," ujarnya.
Di samping meninjau uji fungsi senjata, Suherlan juga menerima penyampaian protokol test dari tim Labisen Letkol Laut Supriyanto tentang karakteristik, prosedur, tindakan dan keamanan senjata.
Baca Juga: Mengapa Prajurit TNI Harus Mahir Perkelahian dengan Sangkur?
Modernisasi senapan serbu dari AK-47
Senapan serbu AKM (Avtomat Kalashnikova Modernizirovanny) merupakan hasil modernisasi dari desain dan sistem AK-47. Ada beberapa jenis senapan serbu AKM yang ditawarkan Excalibur, antara lain AKM versi standar dan hasil kustomisasi.
Kemudian ada juga yang menggunakan grip berbahan kayu berwarna coklat dan polymer berwarna hitam. Versi standar senapan serbu AKM yang dijual Excalibur menggunakan peluru kaliber 7.62 mm, tetapi untuk senapan yang dibeli Indonesia dibuat khusus untuk menggunakan peluru kaliber 5.56 mm standar NATO.
Dalam laman resmi Kemhan RI disebutkan, tahapan pengadaan senapan serbu AKM 5.56 mm buatan Excalibur itu sudah dilakukan sejak 2023. Sejauh ini, Kemhan belum mengeluarkan informasi mengenai jumlah senapan serbu yang bakal dibeli dari perusahaan Ceko itu. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































