Prajurit Infanteri Marinir Gempur Musuh di Sukabumi dengan Taktik Operasi Darat

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir menggempur dan menguasai kedudukan musuh dalam latihan satuan lanjutan (LSL) I 2024 di Puslatpurmar 6 Antralina, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (22/5).
Dikutip dari keterangan Pasmar 1, serbuan terhadap kedudukan musuh itu dilakukan dengan taktik operasi darat (opsrat) dan penembakan senjata bantuan infanteri (senbanif) yang bekerja sama dengan peleton bantuan.
Baca Juga: Divisi Infanteri 2 Kostrad Gelar Apel Komandan Satuan
Para prajurit Yonif 4 Marinir melaksanakan penembakan menggunakan senjata bantuan mortir 60mm dan senapan mesin serba guna (GPMG) dengan permintaan bantuan tembakkan oleh satuan kawan yang berada di depan.

"Rangkaian latihan ini bertujuan memelihara, meningkatkan, mengasah kemampuan dan keterampilan tempur prajurit Yonif 4 Marinir serta mampu menguasai teknik dan taktik operasi darat," ujar Danyonif 4 Marinir Letkol (Mar) Arief Bastian Sanusi Chaniago.
Baca Juga: Persiapan Rimpac 2024, KRI RE Martadinata Uji Penembakan Meriam di Laut Jawa
Lebih lanjut, Arief menyampaikan melalui rangkaian latihan satuan lanjutan ini juga mampu meningkatkan kemampuan dan naluri bertempur prajurit Yonif 4 Marinir.
"Dengan melaksanakan serangan, menyusun taktik bermanuver dalam menyelesaikan sasaran secara taktis untuk menguasai kedudukan musuh sehingga setiap prajurit mengerti tugas pokok dan fungsinya masing-masing," kata Arief. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































