Prajurit Indobatt XXIII-R Ikuti Latihan Pengembangan Kerja Sama Sipil dan Militer di Lebanon

Jakarta, IDM - Personel Indobatt XXIII-R yang tergabung dalam Civil Military Coordination (Cimic) UNIFIL mengikuti latihan pengembangan kerja sama sipil dan militer yang diselenggarakan Force Commander Cimic Unit (FCCU) di Lebanon.
Mengutip instagram @pmpp.tni pada Senin (10/3), langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas personel selama bertugas menjaga perdamaian di Lebanon.
Momen ini sekaligus menjadi ajang koordinasi antar staf Cimic dari sejumlah negara.
Baca Juga: Dua Alutsista TNI AL Latihan dengan Kapal Perang Jerman di Laut Mediterania
"Baik itu sector east maupun sector west, diantaranya Malaysia, Polandia, Serbia, Ghana, China, Italy, Perancis, Nepal," tulis keterangan tersebut.
Adapun salah satu materi yang diberikan pada 'Civil Military Coordination Induction Training' adalah informasi seputar kebudayaan, ekonomi dan situasi politik Lebanon pasca gencatan senjata.
"(Selain itu) koordinasi antar staf maupun instansi baik pemerintah maupun NGO (non government organisation) yang ada dalam rangka pemulihan situasi pasca perang," tambah keterangan itu.
Baca Juga: Marinir Siapkan Puluhan Prajurit untuk Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG 2025
Dalam latihan yang digelar pada 4-5 Maret 2025 itu, sejumlah personel TNI yang mengikuti latihan tersebut mengaku bangga dapat mengikuti pelatihan dengan kontingen negara lain.
Sejumlah prajurit tersebut adalah Kepala Seksi (Kasi) Cimic Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan; Kapten Inf Saiful Bahri; Sertu Anggi Maidion selaku Bintara Tinggi (Bati) Cimic, Serda Permata, Serda Niken, Praka Samsul Bahri dan Pratu Dwiky. (un)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































