HANKAM

Prajurit Brigif PR 17 Kostrad Gelar Terjun Statik di Karawang

Para Raider
Aksi prajurit Brigade Infanteri (Brigif) Para Raider 17/Sakti Budi Bakti yang meliputi satuan Detasemen Markas (Denma) Brigif dan Yonif Para Raider 328/Dirgahayu melaksanakan kegiatan Latihan Terjun Penyegaran (Jungar) Statik yang dilaksanakan di daerah latihan Dawuan, Cikampek, Karawang, Rabu (29/3). (Foto: Penkostrad)

Jakarta, IDM - Prajurit Brigade Infanteri (Brigif) Para Raider 17/Sakti Budi Bakti yang meliputi satuan Detasemen Markas (Denma) Brigif dan Yonif Para Raider 328/Dirgahayu melaksanakan kegiatan Latihan Terjun Penyegaran (Jungar) Statik yang dilaksanakan di daerah latihan Dawuan, Cikampek, Karawang, Rabu (29/3).

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Brigif Para Raider 17/Sakti Budi Bakti Mayor Inf Maulana menyampaikan bahwa pelaksanaan penerjunan statik yang dilaksanakan dengan menggunakan pesawat angkut Hercules C130 short body tersebut bertujuan untuk membina dan memelihara kemampuan para prajurit sebagai prajurit Para Raider/Lintas udara agar tetap terjaga sebagai bentuk kesiapan dalam melaksanakan tugas ke depannya.

Baca Juga: Beri Pengarahan kepada Satgas Baret Jingga di Papua, Dankopasgat: Fokus, Konsentrasi dan Waspada

"Penerjunan statik dilaksanakan sebanyak 4 sorties dengan para peterjunnya menggunakan parasut statik jenis MC 11 C dan Garuda yang dilaksanakan pada ketinggian 1.200 feet dengan titik pendaratan di Rahlat Dawuan Kompleks. Sekitar pukul 13.00 WIB para peterjun berhasil mendarat dalam keadaan aman, hal tersebut menunjukan bahwa kemampuan para prajurit Satjar Brigif Para Raider 17/Sakti Budi Bakti memiliki kemampuan dan kualifikasi terjun yang sangat baik," katanya.

Para Raider
(Foto: Penkostrad)

Lanjutnya, pemeliharaan kecakapan dan kemampuan para prajurit ini harus dilakukan agar selalu siap menghadapi tugas-tugas latihan ataupun operasi dalam setiap penugasan merupakan hal yang sangat krusial bagi satuan Para Raider.

Baca Juga: Taruna AAL Korps Teknik Pahami Cara Uji BBM dan Pelumas

"Latihan Jungar ini merupakan salah satu bentuk latihan guna mewujudkan kemampuan dan keterampilan Prajurit dalam menerapkan prosedur penerjunan," jelasnya.

Pada kegiatan ini Kepala Staf Divisi Infanteri (Kasdivif) 1 Kostrad Brigjen TNI J. Binsar Parluhutan Sianipar bersama dengan Asisten Operasi (Asops) Kaskostrad Brigjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru turut melaksanakan peninjauan terhadap penyelenggaraan kegiatan latihan yang dilaksanakan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.