HANKAM

Prabowo Dampingi Jokowi Lepas 51,5 Ton Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Palestina

Presiden Joko Widodo didampingi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Presiden Joko Widodo didampingi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun saat melepas bantuan kemanusian untuk Palestina di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (IDM/Jessica Yiswi)

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas bantuan kemanusiaan Indonesia untuk rakyat Palestina, yang dikirim dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (4/11).

Selain Prabowo, sejumlah menteri lainnya yang turut mendampingi Jokowi adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Sekreriat Negara Pratikno.

Presiden bersama para menterinya tiba di Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 08.43 WIB dan langsung menyapa Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun.

Baca Juga: Aksi Terjun Tempur dan Serbuan Lintas Udara Taifib 2 Marinir

" Alhamdulillah, pada pagi hari ini, bantuan Indonesia untuk rakyat Palestina akan segera di berangkatkan menuju ke Bandara El Arish, Mesir, kemudian akan diteruskan dan dilanjutkan ke Gaza," ungkap Jokowi.

Ia melanjutkan, bantuan yang dikirim hari ini merupakan bantuan tahap pertama dan dibawa dengan menggunakan 3 pesawat, 2 di antaranya pesawat Hercules C-130 milik TNI AU dengan tail number A-1327 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan Hercules A-1328 yang sehari-hari dioperasionalkan oleh Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

"Pengiriman hari ini berisi 51,5 ton bantuan yang berupa bahan makanan; alat medis; selimut; tenda dan barang-barang logistik lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan di Gaza," sambung Jokowi.

Baca Juga: KSAU Sematkan Penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada Wamenhan

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi kembali menegaskan pengiriman bantuan kemanusiaan ini menjadi wujud solidaritas dan kepedulian bangsa Indonesia.

Bantuan Kemanusiaan
Petugas menyiapkan bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia yang akan dikirimkan ke Palestina. (IDM/Jessica Yiswi)

"Karena tragedi kemanusiaan yang ada di Gaza tidak dapat diterima dan harus sesegera mungkin dihentikan," kata Presiden.

"Saya ingin menekankan kembali bahwa Indonesia akan terus bersama perjuangan bangsa Palestina," tegasnya.

Baca Juga: KSAD Gelar Apel Dansat, Pesan Sikap Netralitas TNI AD Jelang Tahun Politik

Pesawat-pesawat yang dikerahkan oleh pemerintah Indonesia akan membawa puluhan ton bantuan kemanusiaan itu menuju Bandara El Arish, Mesir, yang lokasinya paling dekat dengan Gaza.

Dari bandara tersebut, bantuan kemudian akan diserahkan kepada Bulan Sabit Merah Mesir untuk selanjutnya disalurkan ke Gaza melalui dua badan kemanusiaan yang beroperasi di Gaza, yaitu badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC).

Sejumlah pejabat TNI-Polri turut mendampingi Jokowi pada acara pelepasan bantuan kemanusiaan pada hari ini, di antaranya Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono; Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit; KSAD Jenderal TNI Agus Subiyanto; KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali; dan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.