Potret Pengabdian Satgas Yonif 122/TS di Ujung Timur Papua

Jakarta, IDM - Sudah menjalankan tugas selama tiga bulan, Satuan Tugas Pengaman perbatasan RI-PNG Sektor Utara, Yonif 122/TS, yang berada di bawah Kolakopsrem 172/PWY memiliki tugas pokok mengamankan dan menjaga perbatasan RI-PNG serta mencegah pemindahan Patok Batas Negara dari adanya ancaman dan gangguan Negara lain, selain itu juga memiliki tugas tambahan di bidang Teritorial guna membantu kesulitan masyarakat di wilayah perbatasan.
Baca Juga: KSAL Sertijab 3 Jabatan TNI AL, Mayjen Nur Alamsyah Resmi Pimpin Dankodiklatal
“Salah satu pengabdian prajurit di bidang pendidikan, untuk mencerdaskan generasi bangsa dengan memberikan tenaga didik (Gadik), membagikan perlengkapan sekolah, dan akomodasi, sebagai upaya memberikan motivasi semangat untuk anak-anak didaerah perbatasan, “ ujar Dansatgas Yonif Mayor Inf Diki Apriyadi dalam keterangan tertulisnya diterima Kamis (26/10/2023).
Dansatgas menerangkan, sebelum diterjun ke daerah operasi, prajurit sudah dipersiapkan menjadi tenaga pengajar dengan mengikuti pembekalan dari dinas terkait, kemudian diterapkan kepada seluruh jajaran Pos Satgas yang memiliki Kampung binaan.
Baca Juga: KSAL Soal Peluang Jadi Panglima TNI: Saya Nggak Mungkin ke Sana
“Semoga melalui beberapa Program pengetahuan dan wawasan yang disampaikan anggota Satgas dapat meningkatkan disiplin dan motivasi anak didik kami dalam meraih cita-citanya,” katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































